KETEGANGAN


Sebelum detik ini, belum sempat hinggap pemikiran akan dirinya.
Ia, enatah kenapa
Mengapa suka ?
Janganlah ditanya.

Tapi aku memang acap kali terjebak dengan hal hina.
Hina yang aku ibaratkan dengan CINTA
Sama dengan yang sudah sudah tertelan masa.
Aku juga melakukan hal serupa pada si pria.

Tapi telat rasanya,
Terlanjur terbuai dengan entah apanya.
Cukuplah, hanya aku yang tahu dan Sang Pencipta
Intinya, aku suka
Dan aku memohon si pria juga merasakannya

Fakta, rasa dan logika kembali meraja.
Kemudian fakta yang saat ini menduduki tahta.
Jelas terengah aku meratapi duka,
Cerita cerita sebelumnya,
Ia ia dan ia.
Rapat sudah jadinya.
Jangan lagi melihatnya ! (hardikku dengan isak tangis hati kecil meronta)
Walau jiwa terlanjur membara dan nuansa yang mendadak mendera-dera.
Ia tidak suka saya !
Ia serupa dengan pria !
Ia seperti terlihat tidak sama dengan yang biasanya !
Sungguh nista
Semoga aku salah menerka ...

To : R.W.A
19-01-2010 (21:54)



0 komentar:

Post a Comment