Memasuki jurang kebohongan
Kupikir hanya angan
Namun ini kenyataan
Seketika hati tertekan
Termakan dengan rayuan
Seolah kebohongannya bagai ujaran
Hingga hati mulai tertelan
Sampailah Tuhanku menyadarkan
Diriku dibinasakan oleh teman
Ingin rasa menampar dengan tangan
‘Tuk buka tabir kebohongan
Apa daya dengan iblis ia berkawan
Tamparan nampaknya tak mempan
Doapun kukirim, masukkannya dalam neraka Jahannam
0 komentar:
Post a Comment