Sungguh,
Gundah menghampiri dengan peluh
Keluhku kian penuh
Hingga terkikih dan terseok lumpuh
Beban menggumpal sejauh belantara
Nestapa dan menjadi jadi merana
Tanpa bisa buat apa apa
Pasrah membayangi pandangan
Ulah lorong waktu buatan
Yang mengarungi relung relung kehidupan
Ia berbisik hangat
Ini hikayat
Takkan luka dan buatmu tersayat
0 komentar:
Post a Comment