Guna apa pulang
Gubuk bertahta emas terlihat gersang
Apa guna pulang
Tak segurat senyum datang
Perlu apa pulang
'Kan, tak ada apapun terhidang
Untuk siapa pulang,
Nyatanya raut semu bergelimang garang
Terkenang dikala pulang
Toh mereka acuh detik dulu deraiku mengerang
Dalam perjalanan pulang
Detik dulu ku tersantap lanang lanang jalang
Carut marut berjalan pulang
Nampaknya kosong sudah semesta dengan kekasih Tuhan ber-ruah sayang
Lantunan menuju pulang
Kenang kenang
Detik dulu tak terpaksa, akulah dipaksa, bak berburu betina siamang
Malangnya saat pulang
Malam kelam tanpa cucu adam menemani remang
Tersaksi kala kala sampai pulang
Kutuk caci menderma menggelombang
Salah apa sesudah pulang
Dada darah membenam tak menghilang
Tangis deru menemani kala pulang
Sujudku dalam sembahyang
Hasrat segera berpulang
Kembali padanya dengan tenang
0 komentar:
Post a Comment