Cinta dalam air mata
Pujangga mengisi jiwa
Penuh rona cahaya
Mengharu biru dan bangga
Sesaat, sebatas kata
Asa, musnah sudah
Agama, bagaikan sampah
Air mata, akhir sesal serapah
Anak muda
Tamak bagaikan sarang laba-laba
Karena birahi hanyalah belenggu dalam cinta
Cinta yang buta
Menghidupkan jiwa ketiga
Tanpa agama
Dan berdosa
0 komentar:
Post a Comment