(23-05-09)


Hari ini, tepat 5 hari setelah peringatan 4 bulan kebersamaan kita dalam lembayung ikatan cinta yang kita bangun sejak 18-01-09.

Untuk yang terakhir ini, aku akui, bukanlah kesepakatan kita bersama. Melainkan keputusanku yang mendalam.
Ku sadari jua, kebersamaan kita cukup mendalam, hingga sulit terabaikan kenangannya.
Namun, pemikiranku jangka panjang, dan ini sangatlah matang.
Tepat hari ini, kuputuskan kau yang ke 4 kalinya.
Ironis ?
Sedikit memang …
Namun, begitulah adanya, kau menyebalkan dan hilang sudah asaku tuk bersamamu lagi.

Kau tahu,
Sejujurnya, banyak kata dalam hati yang belum sempat kulontarkan.
Terburu kalut dengan suasana, hingga terbisu aku jadinya.
Dan beginilah jadinya,
Semestinya sejak dulu kurelakan kau selamanya terenyah
Agar tak terlalu banyak bergerumul pelita gempita di benakku

Inilah salahku,
Biar saja menggebu sendiri
Terajut sendiri dan perlahan terbinasa sendiri

Aku tak menduga, nikmat setelah kita sama-sama terlepas dari belenggu ini jauh lebih menyegarkan dari embun pagi yang membasahi dedaunan
Selalu kudambakan keikhlasanmu, sejak dulu.
Dan kusaksikan hari ini, akhirnya egoku mengalahkan gejolak hati kita.
Mengertilah, banyak orang yang berdendang akan kabar ini,
Entah dengan senandung picis maupun seruan bahagia

Bahagiakan hasratmu
Dan pahamilah, kita telah memiliki dunia baru dengan masing-masing keglamoran dan kesuraman didalamnya.
Sungguh, kebersamaan yang penuh gejolak dan pertautan paham

Sadarlah, banyak batasan yang semestinya di tarik benang baja dalam hidup kita
Berharap tak ada lagi sendu sesal dikemudian hari nantinya

Cepatlah cari penggantiku
Dan pelajari ia
Mengertilah kehendaknya
Sebagaimana kau pelajari jiwaku
Jangan lagi terulang kesalahan dulu

Gurat-gurat itu perlahan tapi pasti memudar dalam kehidupan kita
Percayalah ….. ~

0 komentar:

Post a Comment